Natal Pertama

Merry Christmas!! Wish you a blessful year ahead!

Ini Natal pertamaku di Semarang setelah memutuskan untuk kembali menetap di sini. Beda sekali nuansanya dengan Natalku di Jakarta tahun-tahun sebelumnya. Hari raya memang lebih ramai dan seru jika dirayakan bersama keluarga.

Biasanya apa yang kalian lakukan saat merayakan sesuatu? Makan-makan, bener kan? Hahahahaha. Di hari raya atau liburan seperti ini, apakah kalian ikut menikmati makanan yang disajikan atau tetap menjaga ketat diet kalian? Believe me, your memories with your family is more important than your diet.

Kami merayakannya dengan makan-makan selama 2 hari. Hahahahaha. Di rumahku, ada asisten rumah tangga yang sudah puluhan tahun bersama kami. Kebetulan bibi (emang dipanggilnya begitu) merayakan Natal juga. Jadi, setiap tanggal 24, bibi pasti masak besar-besaran kaya lagi ulang tahun gitu deh. Nah, di tanggal 24, kami makan mie goreng, paru disambel, tempe balado, tempe bacem, dan sop ayam. Belom lagi roti ham keju yang dikasih sama tanteku. Banyak ya ๐Ÿ˜‚

Nah, hari ini, tanggal 25, setelah misa tadi pagi, kami makan-makan lagi. Kali ini makan dim sum. Kami mengajak saudara Mama, jadi kami makan bertujuh. (fotonya ngeduluin, itu masih kurang 3 menu ๐Ÿ˜‚)

Aku sendiri, biarpun dalam sehari-hari aku menjaga konsumsi makananku, di hari-hari seperti ini aku sedikit fleksibel. Kalian tetap bisa menjaga apa yang kalian makan walaupun sedang hang out. For example, dim sum itu kan ada 2 macam, steam dan gorengan. Aku hanya memakan dim sum yang steam. Jika kalian makan menu yang dioseng, seperti lobak, kalian bisa request sama mba atau masnya supaya minyaknya sedikit. Simpel kan?

Prinsipnya, apa yang kalian makan dalam dua hari tidak akan langsung membuat kalian gemuk, kalian juga tidak akan langsung kurus jika tidak makan sama sekali (malah sakit ๐Ÿ˜ฑ). Jadi, nikmati saja hari raya dan liburan ini bersama orang-orang tercinta kalian. You can get back on track when it’s done.

Cheers!

๐Ÿ˜‰