Fasting, The Easiest Way to Manage Your Daily Calories Intake

Happy Weekend, guys!

Weekend gini biasanya pada makan-makan, nih. Either nongki, makan-makan sama temen atau sama keluarga atau mungkin sama pacar. Kalau udah makan-makan, bawaannya guilty deh. Mikirnya harus cepet-cepet dibakar, nih. Bener ga? 😏

NO NO NO. Inget, makan itu cuma jadi tokai gengs. Sedangkan momen yang kalian lalui bersama orang-orang tercinta akan jadi memori berharga, yes? Kalian kan ga makan-makan tiap hari juga, so, buang jauh-jauh perasaan bersalah kalian.

Buat aku, weekend adalah waktunya intermittent fasting (IF). Seperti yang sudah aku jelasin di sini, salah satu diet paling mudah ketika kalian tetap ingin on diet waktu berlibur atau weekend, ya fasting atau puasa.

Kalian bisa coba dulu jendela 16-8 dan bisa ditingkatkan seiring waktu ketika kalian sudah terbiasa (aku biasanya pakai yang ini setiap weekend dan kondangan, makan enak, cuy). Untuk pengaturan jamnya, bisa kalian sesuaikan dengan jam kalian nongki (misalnya kalian janjian hari Sabtu jam 18.00, kalian bisa mulai puasa dari hari Jumat jam 20.00 sampai hari Sabtu jam 12.00, dan kalian biasa mulai buka puasa hari Sabtu jam 12.00 sampai jam 20.00). Di waktu kalian puasa, kalian masih boleh minum kok, selama minuman yang kalian minum itu 0 KALORI (paling gampang air putih, tapi teh tawar juga enak 😋).

Kelebihan IF ini adalah kalian bisa makan apa saja, literally, yang penting GA BOLEH RAKUS dan DISIPLIN WAKTU. IF TIDAK akan punya efek kalau kalian puasa KURANG DARI 16 JAM.

Selain itu, kalau kalian menjadikan IF sebagai lifestyle kalian, kalian bisa mendapatkan lebih banyak benefit (aku udah rasain sendiri karena IF masih jadi lifestyle-ku sampai sekarang).

  1. Puasa selama minimal 16 jam, akan meningkatkan Human Growth Hormone (HGH). Naiknya HGH akan membuat kalian awet muda, membantu fat loss, dan menaikkan massa otot.
  2. Puasa dalam jangka waktu sedang seperti IF ini, akan menurunkan kadar insulin. Insulin adalah hormon yang diproduksi pankreas untuk menyimpan dan menggunakan glukosa sebagai energi. Jika kadar insulin tinggi, energi yang kalian gunakan adalah dari glukosa. Sebaliknya, jika kadar insulin rendah, artinya glukosa kosong, maka energi yang kalian gunakan adalah dari lemak tubuh.

Supaya lebih efektif, ketika kalian memutuskan untuk melakukan IF, usahakan kalian berolahraga saat perut kosong, supaya energi yang dipakai berasal dari lemak yang menumpuk.

Nah, udah aku jelasin detil ya untuk IF. Jangan takut makan-makan, guys. Kalian ga akan langsung kurus kok walaupun udah diet berbulan-bulan. Kalian juga ga akan langsung gemuk kalau makan-makan once in a while. Semua butuh proses dan ketekunan.

Masih ada diet yang lain yang akan kubahas. Stay tuned! 😄

Salam sehat! 💪

Cheers

😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s