The Journey (PART 3)

Duh… Kok ada kondangan sih. Menunya gorengan lagi. Makan ga ya? Makan deh, ga enak sama yang pesta. Besok harus ke gym nih.

Gila. Habis makan pizza 2 biji. Gendats deh gue. Besok harus gym dah.

Pasti banyak dari kalian yang mikir gitu. Banyak banget orang-orang, terutama cewek, yang punya mindset takut makan, takut gemuk. Aku ngalamin sendiri hal ini.

Setahun setelah aku diet, tahun 2014, berat badanku berhasil turun 30+ kg jadi sekitar 47-50 kg, aku mengalami takut makan dan takut gemuk lagi. Maklum ya, puluhan tahun gemuk, sekalinya kurus, takut bener mau makan (padahal makan jadinya t**ai 😂).

Selama 2 tahun, aku bertarung dengan sindrom ini. Tiap minggu, aku diet selama 5-6 hari, kemudian saat weekend aku punya cheat day. Bahkan ya, saat cheat day, saking takutnya aku makan, aku bisa puasa makan yang lain hanya demi cake 1 potong (padahal ga tiap minggu juga makan cake, bokek coy).

Selama struggling, aku sering buka media sosial yang memotivasi untuk mengubah cara pikirku. Banyak banget kok (terutama bule-bule). Mereka bikin aku sadar, bahwa apa yang aku lakukan selama ini, itu salah.

TAKUT MAKAN. Kita harus makan tiap hari, kan. Yang harus kita lakukan adalah mengontrol asupan kita. Kita masih boleh kok makan-makanan yang enak-enak itu (kue, es krim, cake, mie instan), tapi DIBATASI. Once in a while is okay.

TAKUT GEMUK. Nah, ini nih. Ada lawannya. PINGIN GEMUK. Hey, it’s called body shaming, guys. Body shaming adalah mengkritik atau mengomentari bentuk tubuh kita secara negatif. Tidak semua lahir dengan tubuh sempurna dan lengkap, temans. Cewek juga tidak semuanya lahir dengan bentuk tubuh seperti Barbie atau an hourglass. Kalian yang sudah berhasil turun berat badan, kalian harus bersyukur karena tidak semua orang bisa berhasil menurunkan berat badan.

Gimana cara mengatasinya? Berhentilah melakukan body shaming (a big NO, guys). Kalian bisa kok berolahraga dan berlatih untuk membentuk tubuh kalian supaya lebih kuat (dan sexy 😉). Carilah juga teman-teman yang memberi masukan, pendapat, dan pengaruh positif terhadap hidup kalian. Kalau ada teman-teman kalian yang melakukan body shaming (terhadap orang lain atau mereka sendiri), coba ajak mereka untuk berpikir positif (kalau ga bisa, ya diemin aja, capek debatnya 😂).

Dan yang paling penting, cintailah bentuk tubuh kalian karena merupakan anugerah dari Yang di Atas. Aku tahu perubahan ini butuh proses dan waktu, yang penting kalian berpikiran terbuka untuk mau berubah.

Aku aja bisa berubah biarpun butuh waktu 2 tahun. Masa kalian ga bisa? 😄

Salam sehat! 💪

Cheers

😉

NB: Tenang, belum selesai. Masih ada lanjutannya lagi 😝

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s