The Journey (PART 4)

Kurus yak… Tepos, cyin. Udah syukur masih punya dada, eh pantats tepos kek spons juga dong 😰

Kalian pernah mikir begitu? Nantinya, terutama kalian-kalian yang sekarang lagi fat loss, siap-siap kehilangan aset kalian HAHAHAHAHAHA. Percayalah, kita ga tau lho turunnya di bagian mana. Ga bisa juga kan kita ngatur, eh, lemaknya yang dibakar di sono yak, bukan yang itu, sonoan dikiiiit yang gelemberan itu (suara hati cewek-cewek gym nih begini πŸ˜‚).

Liat aja. Bener lho, awal-awal sih aku seneng ya. Wiiiiih… Pake apa aja muat. Kecil. Makin kecil angka di timbangan makin seneng. Naik 1 kg aja udah kek orang kesandung tangga. Lama-lama capek sendiri. Kaya ada yang teror hidup kita (lucunya yang neror itu makanan πŸ˜‚πŸ˜‚). Mulai, deh, musuhan sama timbangan.

Tahun 2016 (lupa bulan apa), aku mulai sering weightlifting lagi. Emang sejak pertama olahraga, aku jatuh cinta banget sama kegiatan satu ini. Apalagi role model-ku cewek-cewek bule tukang pitnes yang semok banget kek gitar spanyol. Nah, ada satu waktu aku merasa bener-bener tergugah (cie πŸ˜‚) buat berubah. Dari cewek-cewek bule itu juga sebenernya. Tapi, dari dalem diriku sendiri, aku bener-bener udah muak sama ketakutanku yang menurutku non sense and I want to change.

Dari situlah, aku rajin banget angkat beban. Seminggu terjadwal rapi. Yang tadinya berat badanku jadi momok, aku ga mikirin berat badan sama sekali (masih nimbang sesekali kok, cuma udah ga mikirin sama sekali, hebat kan 😏). Aku punya target bikin pantats HAHAHAHAHAHA.

Cewek kalau gym, bersiaplah kehilangan aset. Dada serahkan saja lah sama Yang Maha Kuasa (serius lho πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚). Pantat ini beda cerita. BISA DILATIH, JANGAN SEDIH GENGS.

Untuk bikin pantat, aku naik berat badan sampai hampir 58 kg lho. Kalian juga bisa kok pasti. Tapi, sebelumnya kalian harus nyaman sama diri kalian sendiri dulu. Jangan sampai naiknya berat badan kalian malah membuat kalian berhenti di tengah jalan.

Berpantats kan sekarang πŸ˜‚

Aku akan cerita lebih lanjut di postingan berikutnya.

Salam sehat! πŸ’ͺ

Cheers

πŸ˜‰

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s